Sekjen Kemenkumham Tinjau Asset BHP Semarang di Kawasan Kota Lama udalam rangka rencana revitalisasi, BHP Semarang mengadakan Rakor dengan Disdukcapil se Kabupaten/Kota Provinsi Jawa Tengah dan DIY Terkait Bidang Perwalian dan Harta Tak Terurus

» Share | Blog

Sekretaris Jenderal Tinjau Progres Revitalisasi Weeskamer di Kota Lama

SEMARANG - Memastikan Revitalisasi Bangunan Cagar Budaya ex Weeks en Boedelkamer "Weeskamer" atau Balai Harta Peninggalan Semarang berjalan dengan baik, Sekretaris Jenderal Kementerian Hukum dan HAM RI, Bambang Rantam Sariwanto bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, Danan Purnomo beserta rombongan meninjau secara langsung lokasi proyek, Sabtu (22/06). Revitalisasi sendiri telah memasuki tahap pelaksanaan pekerjaan.

Rombongan memantau dengan detail progres revitalisasi yang telah mencapai 15,93 % , mencakup pekerjaan pemasangan genteng, bubungan hingga pelesteran. Beberapa hal yang menjadi perhatian dikonversi menjadi bahan pembahasan dalam Rapat Tim Teknis kemudian.

Pada rapat yang mendudukan pelaksana dan para konsultan, Bambang Rantam Sariwanto menegaskan beberapa hal. Bahwa esensi revitalisasi adalah mengembalikan objek seperti sediakala. Mengadakan kembali yang pernah ada sehingga fungsi sebagai cagar budaya tetap terjaga. Dirinya juga menekankan tentang pentingnya sebuah perencanaan dan evaluasi pekerjaan. "Setiap detail harus terus diperhatikan, sehingga tidak terjadi pembengkakan biaya dan waktu dari schedule yang telah disepakati," imbuhnya.

"Hal-hal yang tampak tidak nyaman, harus segera dikoreksi, direncanakan kembali dan perbaiki" sambungnya sambil memberikan contoh pemasangan genteng yang tampak kurang rapi. Untuk itu, Bambang memberikan petuah, bila ada perubahan terhadap hal yang telah direncanakan karena kondisi lapangan yang tidak memungkinkan atau hal lainnya, Tim Teknis dapat menyampai rencana baru dengan menghadirkan alternatif lainnya sebagai solusi.

Selain itu, progres pelaksanaan pekerjaan yang mengalami peningkatan bila dibandingkan dengan rencana kerja tidak mengurangi mutu atau kualitas pekerjaan. Terakhir pria asal Pekalongan ini mengharapkan adanya nuansa yang berbeda untuk bagian Interior. "Dengan tidak merubah tampilan dasar bangunan sebagai cagar budaya, untuk bagian interior bisa mengakomodir kemajuan zaman," pintanya.

"Kombinasikan dengan gaya milenial dan kekinian serta mengusung konsep e-office sehingga lebih menarik," pungkasnya. Turut bergabung pada kesempatan ini, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Tengah, Sutrisman bersama para Pimpinan Tinggi dan Kepala Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) se Kota Semarang.

Sumber: Jateng.Kemenkumham.co.id


Related News


Leave a Comment